Suka Mengonsumsi Biskuit dan Cookies? Intip Yuk Perbedaan Keduanya!

Suka Mengonsumsi Biskuit dan Cookies

Siapa disini yang kalau sedang ingin ngemil selalu ingatnya dengan biskuit, baik itu biscuit cokelat atau rasa lainnya atau bahkan ingin makan cookies? Keduanya memang tampak serupa ya, namun ada perbedaan antara biskuit dan cookies. Kira-kira apa saja ya perbedaannya? Yuk, kita bahas secara lengkap mengenai biskuit dan cookies.

Definisi dan Asal Usul dari Biskuit dan Cookies

Sebelum menyelami lebih jauh mengenai biskuit dan cookies, ada baiknya kita melihat dari definisi masing-masing dan sejarah dari asal usulnya. Berikut definisi dan asal usul dari biskuit dan cookies.

Biskuit

Kata dari “biskuit” sendiri adalah berasal dari bahasa Latin yaitu “bis cotus” yang artinya adalah dimasak dua kali. Nah, hal inilah yang membuat biskuit dipanggil dengan nama tersebut. Proses dari pembuatan biskuit sendiri adalah dipanggang sebanyak dua kali agar bisa menghasilkan tekstur yang kering dan renyah ketika dimasukan ke mulut. Biskuit sendiri menjadi camilan favorit yang digemari diberbagai belahan dunia karena bisa dinikmati bersama kopi atau teh.

Cookies

Kalau kue yang satu ini dibuat dari tepung dengan topping choco chip  diatasnya. Cookies sendiri memiliki sejarah yang unik loh! Cookies sendii ternyata ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pembuat kue dari Persia atau sekarang dikenal dengan Iran pada sekitar abad ke-7 masehi. Seiring berkembangnya zaman, cookies juga ikut berkembang dan menjadi camilan favorit di berbagai negara dengan berbagai macam variasi dan bentuknya seperti Linzer, Alfajores, dan Madeleines.

Proses Pembuatan dari Biskuit dan Cookies

Setelah mengetahui asal usul dan definisinya, berikut proses pembuatan dari keduanya, yaitu :

Biskuit

Proses pembuatan pada biskuit sendiri adalah dengan mencampurkan adonan tepung terigu dengan gula, telur, mentega, dan perasa. Setelah semua tercampur rata, adonan akan dibentuk dan dipanggang hingga matang. Ada metode pencampuran yang berbeda, tergantung dari jenis biskuit yang diinginkan. Bahan dasar biskuit biasanya adalah menggunakan tepung terigu dengan rendah protein, lemaknya bisa menggunakan butter, gula, telur, pengembang, dan sedikit garam. Dari bahan-bahan tersebut dicampurkan dengan hati-hati untuk mencapai konsistensi yang tepat dan adonan bisa dibentuk sesuai dengan keinginan. Panggangnya juga sekita 15-25 menit di suhu 170 derajat Celcius.

Cookies

Berbeda dengan biskuit, hal yang dilakukan adalah dengan mencairkan butter dengan api kecil hingga berwarna kecoklatan lalu setelah itu masukan gula pasir, dan brown sugar dalam satu wadah. Siapkan wadah lainnya dan campurkan tepung terigu, vanilla bubuk, baking soda, dan garam lalu aduk hingga rata dan campurkan adonan basah dan adonan kering secara bertahap sambil diaduk hingga mengalir adonan padat. Panggang dengan suhu 175 derajat celcius agar adonan yang telah dibentuk bola dapat matang secara sempurna.

Biskuit sendiri memiliki tekstur yang renyah ketika digigit atau dipatahkan dan memiliki rasa yang beraneka raga seperti biskuit cokelat, biskuit kacang dan sebagainya. Sedangkan untuk cookies sendiri memiliki tekstur yang chewy dengan sensasi renyah di luar dan lembut pada bagian dalam. Jadi, mana  camilan favorit kamu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *